Minggu, 29 Januari 2012

Gejala Atmosfer dan Hidrosfer

A.   Atmosfer
Atmosfer merupakan lapisan udara atau gas yang menyelubungi bumi, yang terdiri atas beberapa gas.
Gas-Gas Atmosfer
No.
Nama Gas
Simbol
Volume (%)
Berat Molekul
1
N2
78,08
28,02
2
O2
20,94
32,00
3
Ar
0,93
39,88
4
CO2
0,03
44,00
5
Neon
N
0,0018
20,18
6
Helium
H
0,0005
4,00
7
O3
0,00006
40,00
8
Hidrogen
H
0,00005
2,02
9
Kripton
K
Sangat kecil
-
10
Xenon
X
Sangat kecil
-
11
Methan
M
Sangat kecil
-

B.     Sifat-Sifat Fisik Atmosfer
1.       Transparan terhadap beberapa bentuk radiasi.
2.       Elastis dan dinamis sehingga dapat mengembang dan mengerut.
3.       tidak berwarna, tidak berbau dan tidak dapat dirasakan.
4.       Memiliki berat sehingga dapat menimbulkan tekanan (berat udara tiap-tiap 1m3=1300 gr).
5.       Terdiri atas beberapa gas.
6.       Terdiri atas beberapa lapisan udara.

C.     Lapisan-Lapisan Atmosfer
1.       Troposfer
Lapisan troposfer merupakan lapisan terbawah dari lapisan bumi kita.
Di dalam lapisan troposfer, semakin keatas suhunya semakin turun. Setiap naik 100 m, suhu rata-rata turun 0,60 C. Hal  ini disebut gradien temperatur . Pada lapisan troposfer ini terdapat pristiwa-peristiwa cuaca, seperti awan, kabut, hujan, petir, dan sebagainya.
2.       Stratosfer
Stratosfer merupakan lapisan kedua dari atmosfer bumi.
Pada lapisan ini terdapat lapisan ozon yang sangat bermamfaat bagi kehidupan dibumi. Keberadaan ozon saat ini dalam taraf mengkhawatirkan karena tercemar oleh gas CFCS ( Chloro-Flourocarbons).
3.       Mesosfer
Mesosfer merupakan lapisan ketiga dari atmosfer bumi kita.
Ketinggiannya sekitar 55-80 km. Lapisan mesosfer merupakan lapisan pelindung bumi dari kejatuhan meteor.
4.       Termosfer (Ionosfer)
Termosfer merupakan lapisan keempat dari atmosfer bumi.
Ketinggiannya sekitar 80-800 km pada lapisan termosfer semakin keatas suhunya semakin tinggi (inversi), bahkan bisa mencapai suhu 17000 C karena lapisan termosfer terjadi proses ionisasi atom-atom udara oleh sinar X dan sinar Ultraviolet yang dipancarkan oleh sinar matahari.
5.       Eksosfer
Eksosfer merupakan lapisan terakhir dari atmosfer bumi kita.
Ketinggian lapisan eksosfer antara 800-1000 km. Pada lapisan eksosfer udara semakin tipis dan gravitasi juga semakin kecil pengaruhnya. Setelah lapisan eksosfer terdapat ruang hampa udara.
D.   Mamfaat Atmosfer
1.       Untuk bernapas makhluk hidup.
2.       Menjaga agar suhu bumi tetap hangat.
3.       Melindungi bumi dari kejatuhan meteor.
4.       Melindungi makhluk hidup daro sinar ultraviolet.
5.       Dapat memantulkan gelombang radio, yaitu lapisan Kennely Heaviside dan Appleton yang terdapat pada lapisan ionosfer dapat memantulkan gelombang radio.

E.   Cuaca dan Iklim
Cuaca merupakan keadaan udara di suatu tempat pada suatu saat. Ilmu yang mempelajari cuaca disebut meteorologi, sedangkan iklim merupakan keadaan rata-rata cuaca dalam satu tahun. Ilmu yang mempelajari iklim disebut klimatologi. Untuk menentukan iklim suatu wilayah membutuuhkan waktu 10-30 tahun.
Perbedaan cuaca dan iklim
No.
Cuaca
Iklim
1.

Merupakan keadaan udara di suatu tempat pada suatu saat.

Merupakan rata-rata cuaca dalam satu tahun.
2.
Cuaca meliputi daerah yang sempit.
Iklim meliputi daerah yang luas.
3.
Waktunya berlangsung singkat.
Waktunya berlangsung lama.

F.   Unsur-Unsur Cuaca Dan Iklim Serta Alat-Alat Pengukurnya
1.       Suhu atau temperatur Udara
Suhu udara yaitu keadaan panas atau dinginnya udara pada suatu tempat ditinjau dari keadaan suhunya. Alat pengukurnya disebut Termometer.
Suhu rata-rata di indonesia adalah 260C dan suhu terpanas terjadi pada bulan juli sedangkan suhu terdingin terjadi pada bulan januari.
Tinggi rendahnya suhu udara di suatu tempat tergantung dari beberapa faktor yaitu:
a.       Lamanya penyinaran matahari.
Alat pengukur lamanya penyinaran matarari disebut Compbell Stokes.
b.      Sudut datang sinar matahari.
c.       Ketinggian suatu tempat.
d.      Keadaan permukaan bumi.
e.       Kejernihan udara.
2.       Kelembapan udara
Kelembapan udara adalah banyak sedikitnya uap air yang ada didalam udara. Alat pengukurnya disebut higrometer / higrograf atau psychrometer.
Kelembapan udara dapat dibedakan menjadi dua yaitu:
a.       Kelembapan udara absolut atau mutlak
Kelembapan udara absolut yaitu banyaknya uap air yang terdapat dalam satu meter kubik udara, dan dinyatakan dalam (gr / m3).

b.      Kelembapan udara relatif atau nisbi
Kelembapan udara relatif yairu perbandingan jumlah uap air didalam udara (kelembapan mutlak) dengan jumlah uap air maksimum yang dapat di kandung dalam udara tersebut, pada suhu yang sama, dan dinyatakan dalam persen (%).
Catatan: ada rumusnya
3.       Angin
Angin yaitu gerakan udara dari satu tempat ke tempat yang lain. Arah dan gerakan angin sesuai dengan hukum buys ballot, yang menyatakan sebagai berikut:
1)      Angin bertiup dari tekanan udara maksimum ke tekanan udara minimum.
2)      Di belahan bumi utara angin dibelokkan ke arah kanan, dan di belahan bumi selatan angin dibelokkan ke arah kiri.
Untuk menentukan arah angin biasanya digunakan bendera angin atau kantong angin, sedangkan untuk menentukan kecepatan angin digunakan alat yang disebut anemometer. Kecepatan angin dinyatakan dalam km / jam atau knot / jam ( 1 knot = 1,854 km).
Secara umum angin dapat dibedakan menjadi tiga yaitu:
a.       Angin tetap
Angin tetap yaitu angin yang bertiupnya tetap sepanjang tahun, baik mengenai arahnya maupun waktu dan tempatnya.
Berikut ini ada beberapa angin tetap.
1)      Angin pasat
Angin pasat yaitu angin yang bertiup maksimum subtropis sekitar 300 LU- 400 LU dan 300 LS- 400 LS ke daerah minimum tropis antara 23,50LU- 23,50 LS atau daerah minimum khatulistiwa (sekitar 00).
2)      Angin antipasat
Angin antipasat yaitu angin yang berada jauh dari permukaan bumi dan bertiup dari daerah maksimum tropis ke daerah minimum subtropis.
3)      Angin barat
Angin barat yaitu angin yang bertiup dari arah barat ke timur yang terjadi di daerah lintang 400 LU- 600 LU dan 400 LS- 600 LS.
4)      Angin timur
Angin timur yaitu angin yang bertiup dari arah timur ke baratyang terjadi sekitar lintang 600 LU dan 600 LS.

b.      Angin lokal
Angin Lokal yaitu angin yang bertiup didalam satu tempat atau wilayah karena adanya perbedaan tekanan udara akibat pemanasan matahari.
Berikut ini beberapa angin lokal:
1)      Angin laut
Angin laut yaitu angin yang bertiup dari laut menuju ke daratan, dan terjadi pada siang hari.
2)      Angin darat
Angin darat yaitu angin yang bertiup dari darat menuju ke laut terjadi pada malam hari.
3)      Angin lembah
Angin lembah yaitu angin yang bertiup dari lembah menuju kepuncak gunung dan terjadi pada siang hari.
4)      Angin gunung
Angin gunung yaitu angin yang bertiup dari gunung ke lembah dan terjadi pada malam hari.
5)      Angin siklon
Angin siklon yaitu angin yang gerakkannya memutar ke dalam. Di belahan bumi utara angin siklon berputar berlawanan arah dengan jarum jam, sedangkan pada belahan bumi selatan angin siklon berputar searah dengan jarum jam.
6)      Angin antisiklon
Angin antisiklon yaitu angin yang gerakannya memutar keluar.
7)      Angin jatuh
Angin jatuh yaitu angin yang bertiup dari puncak gunung yang sifatnya panas dan kering karena sudah tidak mengandung uap air.
c.       Angin muson
Angin muson merupakan angin yang bertiupnya bergantian arah setiap enam bulan sekali.
Di indonesia angin muson dibedakan menjadi dua yaitu:
1.       Angin muson barat, di indonesia angin muson ini bertiup sekitar bulan Oktober sampai bulan April.
2.       Angin muson timur, di indonesia angin muson ini bertiup sekitar bulan April sampai bulan Oktober.
4.       Tekanan udara
Tekanan udara adalah beratnya udara diatas suatu satuan areal. Dan alat ukurnya disebut barometer.

5.       Awan
Awan merupakan kumpulan titik-titik air atau juga bisa berupa kristal-kristal es yang terjadi karena adanya kondensani dari uap air yang ada.
a.       Jika dilihat dari bentuknya awan dapat dibedakan menjadi tiga yaitu:
a)       Awan kumulus (bergumpal)
c)       Awan cirrus
d)      Awan stratus
b.       Jika dilihat dari ketinggiannya, awan dapat dibedakan menjadi tiga yaitu:
6.       Hujan


Hujan adalah peristiwa jatuhnya titik-titik air dari atmosfer ke permukaan bumi secara alami.
1)   Berdasarkan bentuknya, hujan dibedakan  sebagai berikut.
              a) Hujan air (rain)
              b) Hujan salju (snow)
c) Hujan es (hail stone)
        2)  Berdasarkan proses terjadinya, hujan dibedakan
             sebagai berikut.
             a) Hujan orografis, yaitu hujan yang terjadi di
                 daerah pegunungan.
             b) Hujan konveksi, yaitu hujan yang terjadi
                 karena pengaruh arus konveksi.
             c) Hujan frontal, yaitu hujan yang terjadi
                 di daerah subtropis dan terjadi karena adanya    
                 pertemuan antara massa udara  panas dan    
                 dingin.
             d) Hujan konvergen, yaitu hujan yang
                 terjadi karena adanya pengumpulan awan yang    
                 disebabkan oleh angin.


Klasifikasi Iklim
Pembagian wilayah iklim berdasar garis lintang disebut iklim matahari.
Wilayah di permukaan bumi dalam iklim matahari, dibagi menjadi tiga wilayah tipe iklim, yaitu sebagai berikut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar